Bandara Kota Palu Memang Kinclong!


Kota Palu emang gila, Bandaranya kinclong banget, Sob. Keren!

Bandara dengan nama Mutiara SIS Al Jufri ini bikin saya berdecak kagum karena fasilitas dan kebersihannya. Dulu namanya hanya Bandara Mutiara saja, tapi setelah dibangun ulang dan diresmikan pada 2014, berubah nama menjadi Bandara Mutiara SIS Al Jufri untuk menghormati Habib Sayyid Idrus bin Salim AlJufri, seorang tokoh pejuang di Provinsi Sulawesi Tengah.

Tak ada goncangan berarti saat pesawat mendarat karena runway terasa mulus. Jadi perut saya dipastikan aman tidak teraduk-aduk gara-gara goncangan. Nggak bakal muntah-muntah yang bakal bikin saya ngeluarin krupuk yang udah mlempem di perut.

Bandara ini terletak tidak terlalu jauh dari pusat Kota Palu sehingga hampir tidak ada penumpang stres karena mengejar pesawat ketika hendak berangkat. Begitu masuk ke areal Bandara pun, pengunjung akan langsung merasakan suasana nyaman karena kebersihan dan keramahan petugas.

Bandara ini memang tidak terlalu besar, tetapi fasilitas di dalamnya layak dapat acungan jempol. Apalagi di areal terminal keberangkatan di lantai dua, area komersial berupa kafe atau lounge berpadu rapi dengan fasilitas toilet yang sangat bersih dan mushola yang representatif.


Masuk ke ruang tunggu akan membuat kita lebih nyaman lagi. Lantainya terlihat bersih dan kinclong, mungkin kalau ada semut lewat pun bakal langsung ketahuan. Sedangkan deretan kursi bagi penumpang yang menunggu pesawat tampak rapi tertata dan terlihat masih baru.

Fasilitas yang agak membedakan dan patut diacungi jempol adalah adanya area bermain anak yang tidak hanya di satu area melainkan dua area. Kesan bahwa Bandara ini ramah anak makin terlihat ketika tersedia fasilitas peminjaman kereta dorong bayi atau baby stroller.


Ditambah pula adanya ruang khusus ibu dan anak atau nursery room yang bisa digunakan sebagai ruang menyusui dan mengganti popok atau pakaian bayi. Fasilitas ini pasti akan memberikan kenyamanan maksimal bagi ibu yang membawa bayi atau balita. Bahkan ruang semacam ini di gedung-gedung di Jakarta biasanya hanya nyempil di sudut dekat toilet. Nah...


Bagi penyandang cacat atau kaum disabilitas, tak perlu khawatir pula karena terdapat ruang tunggu khusus bagi disabilitas serta lansia. Ada pula fasilitas toilet khusus yang tidak digunakan bersama-sama pengguna lainnya.

Dari sisi kenyamanan dan keramahan terhadap kaum ibu, anak, lansia serta disabilitas, Bandara Mutiara SIS Al Jufri Palu menurut saya bahkan jauh lebih baik daripada Bandara Soekarno-Hatta sekalipun (eit... ini sebelum ada terminal 3 baru lho).





*Tulisan ini pernah dipublish di Kompasiana.com by widi kurniawan

Previous
Next Post »
0 Komentar