Menggali Inspirasi, Menghibur Diri dan Kenyang di Cibinong City Mall



“Rumahmu tuh mananya CCM?” pertanyaan ini seringkali saya terima dengan lapang dada.

“Oh, deket kok, palingan 15 menit naik motor lah, cuman dua kali belok, kanan dan kiri gitu aja,” jawab saya.

Ya, CCM alias Cibinong City Mall memang telah berkembang dari sekedar pusat perbelanjaan. Mall ini sudah menjadi ikon Cibinong, ibu kota Kabupaten Bogor. Bukan cuma belanja, di sinilah orang-orang tua, muda hingga anak-anak bisa berekreasi, menikmati kuliner, menghibur diri, nongkrong dan bermain sepuasnya. Tak hanya tempat untuk membelanjakan uang, tapi sebaliknya tempat ini juga menjadi sumber rejeki. Kata orang pintar, inilah salah satu penggerak ekonomi masyarakat.


Nggak percaya?

Coba lihatlah tiap hari ratusan abang ojol keluar masuk CCM untuk membeli makanan dan minuman yang lagi ngehits di mall ini. Kalau nggak order makanan, mereka juga tiap saat selalu dapat orderan mengantar dan menjemput penumpang di CCM.

“Ramai Mas kalau nunggu penumpang di sini, saya mah daripada ke Jakarta macet mending bolak-balik ke CCM,” inilah kesaksian salah satu driver taksi online yang pernah mengantar saya.

Mau bukti lain?

Walaupun tidak berkaitan erat, tapi ini mall sering banget dijadikan tempat janjian COD-an lho. COD-an masak nggak tahu sih? Katanya netizen?? Itu lho “Cash on Delivery” istilah bayar di tempat dengan janjian ketemuan di suatu tempat. Saya pernah lho sukses jualan laptop bekas yang saya tawarkan online, dan ketemuannya memang paling gampang ya di CCM. Saya juga sering banget mergokin orang-orang yang baru ketemuan, salaman kemudian ngelihat-lihat barang gitu. Gerak-gerik khas COD-an.

Nah, kalau udah deal, keuntungannya bisa deh sekedar buat jajan Chatime. Segeeerr....


Makin hari, CCM memang makin terkenal. Mall ini seolah tidak ada matinya. Saya sendiri selama 4 tahun belakangan memang bersyukur bisa tinggal di rumah yang tak butuh waktu lama untuk mencapai CCM. Selama itu saya sering datang ke CCM, bukan karena saya ketagihan nge-mall, bukan lho ya. Catet, ini murni tentang kebutuhan.  

Hampir semua kebutuhan saya tersedia di CCM, ya termasuk kebutuhan. Iya, kalau butuh sesuatu, baik mendadak maupun barang yang susah didapat, CCM selalu menjadi andalan. Bahkan sebagian besar isi rumah saya tuh belinya di CCM. Dari mulai lemari pakaian, dan isinya juga. Meja makan, meja dapur sampai piring, gelas, sendok, korek kuping, lilin aroma terapi, mug, kipas angin, karpet hingga bor dan obeng, belinya di CCM gaes.


Spot Favorit di Cibinong City Mall

Bicara soal spot favorit di mall ternama ini, saya terus terang bingung milihnya. Lha iya, soalnya toiletnya saja termasuk jadi destinasi favorit. Sudah pasti itu, kalau ke CCM saya pasti mampir ke toiletnya yang sangat jauh lebih kinclong dibanding kamar kos saya dulu (duh, jadi inget masa-masa suram...).

Tapi tenang, sebagai blogger yang baik saya akan membeberkan sejumlah spot di CCM yang menjadi favorit saya.


Pertama tentu saja Toko Buku Gramedia yang terletak di Lantai 1. Sebagai insan yang haus ilmu pengetahuan dan menjunjung tinggi budaya literasi (halah), saya menjadikan Toko Buku Gramedia sebagai tempat favorit yang hampir selalu saya datangi jika mampir ke CCM. Memang nggak melulu beli buku, tapi melihat deretan buku baru di rak, seolah menjadi kebutuhan saya untuk menantang diri sendiri agar bisa mengikuti jejak para penulis hebat itu.

“Ayo dong! Itu Atta Halilintar dan adek-adeknya sudah bikin buku baru, kok kamu masih begini-begini saja?!” inilah kalimat yang sering dilontarkan kata hati saya terhadap saya sendiri.

Toko Gramedia memang jadi inspirasi dan motivasi saya, dan entah kenapa saya betah dengan Gramedia yang di CCM ini. Mungkin karena tempatnya luas, tata letaknya juga pas sehingga tidak sumpek. Karyawan-karyawatinya juga ramah-ramah dan manis-manis dengan seragam hitamnya yang keren.

As you know, Gramedia memang tidak melulu menyediakan buku-buku saja. Saya juga sering menyambangi area perlengkapan outdoor seperti Kalibre untuk melihat-lihat produk terbaru dari mulai tas, ikat pinggang, dompet dan lainnya. Keren-keren gaes, bahkan saya pernah beli ikat pinggang alias sabuk di sini beberapa tahun lalu sampai sekarang masih awet. Saya curiga sabuk ini juga memiliki fitur untuk menahan lingkar perut saya agar ukurannya tetap stabil. Sungguh produk yang berfaedah.


Puas berkeliling, cuci mata dan belanja di Gramedia, biasanya perut jadi lapar. Nah, nggak jauh dari Gramedia, masih di lantai yang sama, tepatnya dekat eskalator depan ACE Hardware ada restoran yang bikin damai keluarga.

Ya, gimana nggak damai tuh, restoran ini sanggup menyatukan perbedaan karena menunya yang bervariatif dan cocok di lidah. Pan & Flip namanya. Ciri khas desain interiornya adalah dekorasi wajan berwarna-warni yang dipajang di dinding. Keren dan kreatif gaes. Mungkin maknanya kurang lebih ragam menu yang warna-warni... cieee...


Eniwei, kenapa dari sekian banyak tempat makan di CCM saya lebih sering milih Pan & Flip? Ya karena menunya memang beragam. Mau ayam ada, masakan lokal Nusantara ada, sea food ada, nasi goreng ada, hingga yang ala Eropa juga ada. Saya paling suka pesan menu i fumi. Itu lho, mie kering yang diguyur kuah, lalu perlahan-lahan jadi lembek dengan cita rasa sea food yang aman dan damai. 

Hmm, uenak asli...

Macaroni Cheese di Pan & Flip juga yummy. Nggak bikin eneg, tidak pula over cooked alias kematengan. Pas pokoknya. Nggak percaya? Silakan pesan sendiri, jangan lupa bayar sendiri ya.
Keluarga saya juga senang banget macaroni cheese ini, bahkan saya pernah membawanya sebagai oleh-oleh sepulang dari Jogja.

Eit, gimana ceritanya dari Jogja malah bawa macaroni cheese?

Jadi gini, karena di area depan CCM, tepatnya di dekat gerbang timur ada shelter bus Damri Bandara Soekarno Hatta, maka jika saya ke Bandara pasti pulang pergi ya harus ke CCM. Waktu itu pulang dari Jogja karena nggak sempat beli oleh-oleh maka saya turun dari Damri langsung masuk ke CCM. Bukan buat ngadem ya, tapi langsung ke Pan & Flip membeli macaroni cheese yang dipanggang dadakan, anget-anget, uhuy...

Sampai di rumah sudah pasti diprotes seisi rumah. Bukannya beli bakpia kek, nasi kucing kek, eh malah bawa macaroni cheese. Tapi herannya setelah itu kok mereka cepet banget melahap oleh-oleh “khas CCM” itu?


Nah, kalau ngomongin pernik unik dan home decor yang bernuansa vintage, di CCM ada toko favorit saya, namanya House of Zakka yang asli keren. Letaknya juga masih di Lantai 1. Jadi meskipun pas nggak niat belanja, saya tetap saja dengan sengaja melewati depan toko ini. Langkah kaki ini sengaja saya setel slow motion dan tatapan mata ke dalam toko. Rasanya mata ini seger lagi, mungkin inilah yang dinamakan cuci mata di mall.

Apalagi kalau masuk. Meski banyak juga dipajang pernik yang khas cewek, tapi di beberapa sudut lainnya terdapat barang-barang vintage yang jarang banget bisa ditemukan di toko-toko lain, termasuk di toko online sekalipun. Sekali lagi, tak sekedar untuk dikagumi dan dibeli, toko seperti ini bisa menginspirasi dan memancing jiwa kreativitas kita (halah.. kita?).


Pengalaman menarik yang pernah saya alami saat datang ke sini adalah tahun lalu ketika masuk toko membawa segepok uang di dompet. Bukan uang saya tentunya, tapi dana sebagai panitia outbond di kantor saya. Intinya saya harus membelanjakan banyak item barang dengan budget tertentu untuk dibelikan sebagai hadiah doorprize acara outbond.

Selain mampir ke Informa, Carefour dan ACE Hardware, saya pun memborong beberapa barang di House of Zakka. Dari mulai beraneka bentuk mug unik, botol minum, jam dinding vintage dan benda-benda keren lainnya. Sampai-sampai mbak pramuniaganya kaget saya dengan santainya membeli banyak barang. Bahkan awalnya saya disapa dengan kalimat “Cari apa Mas?” nah pas bayar dengan belanjaan banyak sapaannya berubah dari “Mas” jadi “Pak”.

“Ada lagi belanjaannya Pak?”

--------

Cibinong City Mall memang lebih dari sekedar tempat belanja, nongkrong, hiburan dan lifestyle. Banyak cerita di sini, banyak pula hal-hal positif yang bisa kita dapat. Yuk kita ketemuan di CCM.

My next schedule adalah nonton Avengers: Endgame di XXI Cibinong City Mall. Ada yang mau ikut?



Latest
Previous
Next Post »
0 Komentar